Tiga Mahasiswa Teknik Kimia USU Ikuti Kompetisi Nasional di Surabaya

Pada tanggal 21-23 April 2016, tiga mahasiswa Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara (FT USU) terpilih sebagai peserta babak eliminasi kompetisi Case Study Competition yang diselenggarakan oleh SPE (Society of Petroleum Engineers) SC ITS yang dilaksanakan di Surabaya, Jawa Timur. Ketiga mahasiswa tersebut tergabung dalam Tim Hybrid yang beranggotakan Fadhil Al Faruq S. (ketua tim), Nike Taruna, dan Fikri Naufal Anwari.

news 2016 06 07 01 28 2346
Acara tersebut bertajuk Petrolida (Petroleum Integrated Days) 2016 in conjunction with APSC (Asia Pacific Student Chapter Conference). Petrolida 2016 menyelenggarakan 4 kategori kompetisi yaitu, Petrosmart Competition, Paper Competition, Oil Rig Design,dan Case Study Competition. Selain itu juga dilangsungkan konferensi student chapter se-Asia Pasifik. Pada tahun ini, Tim Hybrid sebagai delegasi DTK USU terdaftar sebagai peserta kompetisi kategori Case Study Competition. Tim Hybrid beranggotakan 3 orang yang terdiri dari Fadhil Al Faruq S., Nike Taruna, dan Fikri Naufal Anwari (dari kiri ke kanan seperti terlihat pada foto). Delegasi DTK USU berhasil meraih tempat sebagai finalis (10 besar) dan berhak melaju ke babak preliminary round untuk kategori Case Study Competition.

Kategori kompetisi ini mencakup tentang gagasan merancang suatu konsep berdasarkan studi kasus lapangan dan literatur terhadap permasalahan industri migas nasional.Dan pada kompetisi ini, permasalahan pengembangan terbaik untuk kilang migas Blok Masela yang terdapat di Maluku yang diprediksikan menjadi lapangan migas dengan cadangan yang sangat melimpah diangkat menjadi kasus pada Case Study Competition.Tim DTK USU merancang gagasan dan konsep pengembangan blok gas Masela dengan judul “Masela Gas Block Development Strategy”.

Babak preliminary round untuk kategori Case Study Competition dilaksanakan di Ruang Papyrus, Gedung Perpustakaan Institut Teknologi Surabaya Lt. 2 mulai pukul 09.30 – 16.00 WIB. Adapun tim peserta pada preliminary round ini adalah sebagai berikut:

  • Team UPN A (Universitas Pembangunan Nasional)
  • Royal Energy (STT Migas Balikpapan)
  • Undip Team (Universitas Diponegoro)
  • SPE Unhas SC (Universitas Hasanuddin)
  • Hybrid (Universitas Sumatera Utara)
  • SPE UGM SC (Universitas Gadjah Mada)
  • Bravo Oleo (Institut Teknologi Bandung)
  • PetroMax (Institut Teknologi Bandung)
  • Cothane (Univesitas Indonesia)
  • Cetta Team (Universitas Indonesia).

 

Pengumuman peserta kompetisi yang lolos ke babak final dilakukan di Aula Hotel Evora Lt. 2 pada pukul 21.15 WIB. Untuk kategori case study competition diumumkan 5 tim terbaik yang lolos ke babak final, yaiu:

  • Peringkat 1 : Bravo Oleo (Institut Teknologi Bandung)
  • Peringkat 2 : PetroMax (Institut Teknologi Bandung)
  • Peringkat 3 : Hybrid (Universitas Sumatera Utara)
  • Peringkat 4 : SPE UGM SC (Universitas Gadjah Mada)
  • Untuk itu, delegasi tim DTK USU berhak melaju ke babak final bersama keempat tim lainnya, yaitu ITB (2 tim), UGM, dan Undip.

Pada babak final, para peserta diminta untuk menyelesaikan kasus baru yang diberikan pada hari presentase di babak final pada keesokan harinya. Semua peserta hanya mempunyai waktu sebanyak 140 menit untuk menyelesaikan kasus tentang “CO2 Mitigation in Gas Production”. Sesi presentase seluruhnya dilakukan dalam english presentation di hadapan dewan juri yang berasal dari SKK Migas dan akademisi Departemen Geofisika ITS. Pengumuman pemenang dilakukan setelah gala dinner di The Crown Restaurant, Surabaya. Delegasi Departemen Teknik Kimia USU berhasil menempati urutan ke-4 setelah ITB (2 tim) dan UGM.